Kebanyakan orang tahu tentang circadian rhythm—jam biologis 24 jam yang mengatur kapan kita tidur dan bangun. Tapi hampir tidak ada yang tahu tentang ultradian rhythm.
Dan itu masalah besar.
Kenapa? Karena memahami ultradian rhythm bisa mengubah cara Anda bekerja. Bukan dengan trik produktivitas murahan atau life hack yang kedaluwarsa dalam seminggu.
Tapi dengan bekerja selaras dengan biologi Anda.
Apa Itu Ultradian Rhythm?
Sederhananya: ultradian rhythm adalah siklus biologis yang terjadi berkali-kali dalam sehari. Berbeda dengan circadian rhythm yang berdurasi 24 jam, ultradian rhythm berlangsung jauh lebih cepat—biasanya antara 90-120 menit.
Peneliti tidur Nathan Kleitman menemukan pola ini pada 1960-an. Dia mengamati bahwa saat kita tidur, otak kita bergerak melalui siklus REM dan non-REM setiap 90 menit atau lebih.
Tapi yang menarik: pola yang sama terjadi saat kita terjaga.
Setiap 90-120 menit, tubuh Anda mengalami fluktuasi alami dalam:
- Tingkat energi
- Kemampuan fokus
- Mood
- Kreativitas
Ini bukan kebetulan. Ini desain.
Mengapa Ini Penting untuk Produktivitas
Inilah kesalahan yang kebanyakan orang buat: mereka mencoba bekerja dengan intensitas yang sama sepanjang hari.
Itu tidak realistis. Dan juga tidak efektif.
Tubuh Anda dirancang untuk bekerja dalam sprint, bukan marathon tanpa henti. Ketika Anda mengabaikan ultradian rhythm, yang terjadi adalah:
- Anda memaksakan fokus saat tubuh butuh istirahat
- Energi mental cepat habis di tengah hari
- Produktivitas menurun drastis setelah beberapa jam
- Akhirnya, Anda butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan yang sama
Ironisnya, dengan bekerja lebih sedikit tapi selaras dengan rhythm alami Anda, Anda bisa mencapai lebih banyak.
Cara Memanfaatkan Ultradian Rhythm
Prinsipnya simpel: bekerja dengan tubuh Anda, bukan melawannya.
1. Gunakan blok 90 menit
Struktur hari kerja Anda dalam blok 90 menit. Satu tugas. Fokus penuh. Tidak ada distraksi.
Setelah 90 menit, berhenti. Bahkan jika Anda merasa masih bisa terus.
2. Istirahat adalah bagian dari kerja
Ini bukan buang-buang waktu. Ini investasi untuk blok kerja berikutnya.
Setelah setiap blok 90 menit, istirahat 15-20 menit. Jauh dari layar. Jalan-jalan. Minum air. Atau cukup menatap keluar jendela.
Otot mental Anda butuh waktu untuk recovery, sama seperti otot fisik setelah latihan.
3. Perhatikan pola Anda
Tidak semua orang sama. Beberapa orang punya siklus 90 menit. Yang lain 120 menit.
Eksperimen selama seminggu atau dua minggu. Catat kapan energi Anda tinggi dan kapan menurun. Pola akan muncul dengan sendirinya.
4. Jadwalkan tugas sesuai energi
Ketika Anda sudah tahu pola ultradian rhythm Anda:
- Lakukan deep work saat energi puncak
- Simpan meeting dan tugas administratif untuk fase energi rendah
- Jangan melawan rhythm Anda—itu pertarungan yang tidak akan pernah Anda menangkan
Realitas yang Tidak Sering Dibicarakan
Bekerja dengan ultradian rhythm berarti Anda mungkin hanya punya 3-4 blok deep work yang benar-benar produktif per hari.
Itu sekitar 4.5-6 jam kerja fokus.
Dan itu normal.
Masalahnya, budaya kerja modern mengharapkan kita duduk di meja selama 8-10 jam dan pura-pura produktif. Itu tidak masuk akal secara biologis.
Orang-orang paling produktif yang saya kenal tidak bekerja 12 jam sehari. Mereka bekerja 4-5 jam dengan intensitas tinggi, lalu berhenti.
Kualitas mengalahkan kuantitas. Selalu.
Kesimpulan
Ultradian rhythm bukan trik produktivitas. Ini cara tubuh Anda bekerja.
Anda bisa mengabaikannya dan terus memaksakan diri bekerja dengan cara yang tidak natural. Atau Anda bisa bekerja lebih cerdas dengan memahami dan memanfaatkan siklus alami ini.
Pilihan ada di tangan Anda.
Tapi ingat: produktivitas sejati bukan tentang bekerja sepanjang waktu. Ini tentang bekerja dengan cara yang tepat, pada waktu yang tepat.
Dan ultradian rhythm memberikan Anda blueprint untuk melakukannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar