Kamis, 21 Agustus 2025

Jangan Anggap Remeh! 5 Cara Memahami ‘Pertanda’ yang Muncul dalam Hidupmu

 

Ever felt like the universe is trying to tell you something?

Mungkin itu perasaan gut feeling yang kuat untuk tidak mengambil sebuah tawaran kerja, atau bertemu orang yang sama secara tidak sengaja tiga hari berturut-turut. Atau, badan yang tiba-tiba drop dan memaksamu untuk istirahat.

Kita sering menyebutnya pertanda.

Tapi, bukan pertanda mistis kayak di film yang berhubungan dengan nasib. Ini lebih tentang petunjuk halus dari alam bawah sadar, tubuh, dan lingkungan sekitar kita yang sering kita abaikan karena sibuk.

Pertanda itu seperti alarm reminder dari hidup. Sayangnya, kita sering memencet tombol "snooze" lagi dan lagi.

 

Lalu, pertanda seperti apa yang sering kita temui?

 

1.  Tubuhmu yang mulai "protes". Sakit kepala terus-menerus, mudah lelah, atau anxiety yang tiba-tiba muncul bisa jadi pertanda bahwa kamu butuh istirahat atau ada yang salah dengan rutinitasmu.

2.  Perasaanmu yang tidak nyaman. Perasaan cemas atau gelisah di suatu situasi tertentu, padahal secara logika baik-baik saja. Itu seringkali pertanda untuk lebih waspada.

3.  Hal-hal yang berulang. Kamu terus melihat quote yang sama di media sosial, atau orang-orang membicarakan topik yang serupa. Atau kamu merasa income kamu bocor terus ga bisa nabung. Bisa jadi itu adalah jawaban yang sedang kamu cari.

4.  Kegagalan yang menyelamatkanmu. Gagal dapat job yang sangat kamu incar, ternyata perusahaan itu bangkrut 3 bulan kemudian. Itu pertanda bahwa kamu sedang dilindungi dari jalan yang salah.

5.  Kejadian tidak terduga yang mengubah rencana. Terlambat pesawat, meeting dibatalkan, atau hujan deras yang menggagalkan jalan-jalan. Daripada marah, coba tanya, "Apa hal positif dari peristiwa ini ya?"

 

Terus, gimana caranya agar nggak abai sama pertanda-pertanda ini?

 

Slow Down

Sesibuk apa pun, luangkan waktu untuk diam sejenak. Dalam kesunyian, suara hati dan petunjuk kecil itu paling mudah terdengar.


Jurnal-ing

Tulis perasaan dan kejadian aneh yang kamu alami. Dengan menuliskannya, polanya akan lebih mudah terlihat.


Dengarkan Tubuhmu.

Dia bukan musuh. Kalau capek, ya istirahat. Itu pertanda yang paling jelas tapi paling sering diignore.


Trust Your Gut

Naluri kita adalah sistem navigasi tertua dan paling canggih. Jika sesuatu terasa tidak right, mungkin memang tidak right.


Bertanya pada Diri Sendiri

"Apa yang coba disampaikan oleh situasi ini kepadaku?" Ubah pertanyaannya dari "Why is this happening to me?" menjadi "What is this teaching me?".

 

Hidup itu penuh dengan percakapan halus. Pertanda adalah bahasanya.

 

Jadi, lain kali kamu merasa dapat "pertanda", jangan buru-buru disingkirkan. Berhenti sebentar, dengarkan. Bisa jadi itu adalah cara duniamu membisikkan arah yang tepat.**

 

Your journey is guided. You just have to pay attention.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenapa Tujuan Kamu Tidak Berhasil (Dan Apa Yang Harus Dilakukan)

Orang-orang datang kepada saya untuk satu alasan utama: mereka stuck. Mereka punya mimpi besar. Hal-hal yang ingin mereka bangun, capai, dan...