Jumat, 17 Mei 2024

Digital Mindset (Part 4) - 2 Kebiasaan yang Mendukung Penerapan


Pernahkah kalian merasa tersesat di tengah arus deras teknologi yang terus berubah? Ah, tenang saja, kalian temannya banyak alias tidak sendirian. Mungkin, kita semua bisa belajar sedikit dari orang-orang yang punya digital mindset. Ya, mereka ini tidak sekadar duduk santai menonton tren teknologi berlalu, tetapi
aktif menggali dan memanfaatkannya. Bagaimana mereka melakukannya? Mari kita telusuri lebih jauh.

Pertama, ada satu kebiasaan esensial yang harus kalian tanamkan jika ingin ikut dalam permainan ini: menggunakan data dan analisis yang baik dalam setiap keputusan. Bayangkan saja, kita hidup di era di mana data is the new oil. Tetapi, apa gunanya oil itu kalau kita tidak tahu cara mengolahnya? Keputusan yang tepat dan berkualitas tidak datang dari intuisi belaka, melainkan dari pengumpulan, analisis, dan interpretasi data yang cerdas. Jadi, kalau kalian masih bergantung pada 'katanya' dan 'mungkin saja', selamat datang di era kegelapan digital.

Kemudian, ada aspek lain yang tidak kalah penting: empati terhadap pengguna. Tidak sedikit orang yang berpikir, "Ah, yang penting produknya canggih dan keren!" Padahal, tanpa empati, produk kalian hanya akan menjadi barang mewah yang tidak terpakai. Prioritaskan menciptakan produk dan jasa yang benar-benar membantu manusia dalam kegiatan sehari-hari. Ingat, kita membuat teknologi untuk mempermudah hidup, bukan untuk membuatnya semakin rumit. Cobalah berpikir dari sudut pandang pengguna, jika mereka tidak bisa menggunakannya dengan mudah, maka seberapa hebat pun teknologi itu, ia tidak akan berarti apa-apa.

Tanyakan pada diri sendiri, "Apakah saya sudah cukup terbuka terhadap perubahan?" atau "Apakah saya benar-benar menggunakan data untuk membuat keputusan?" Refleksi ini tidak hanya membantu kita tetap berada di jalur yang benar tetapi juga menghindarkan kita dari jebakan ego yang seringkali menghalangi inovasi. Karena, pada akhirnya, mengubah mindset bukanlah tentang seberapa banyak teknologi yang kita pahami, melainkan tentang seberapa siap kita beradaptasi dengan segala perubahan yang datang.

Jadi, sebelum kalian berpikir bahwa memiliki digital mindset adalah tentang menjadi teknisi super atau hacker handal, ingatlah bahwa semua dimulai dari kebiasaan kecil. Beranilah untuk bertransformasi, dan mulailah dengan dua kebiasaan esensial ini : menggunakan data untuk keputusan yang tepat dan memiliki empati terhadap pengguna. Bersiaplah, karena dengan mindset ini, kalian akan memimpin di era digital!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kenapa Tujuan Kamu Tidak Berhasil (Dan Apa Yang Harus Dilakukan)

Orang-orang datang kepada saya untuk satu alasan utama: mereka stuck. Mereka punya mimpi besar. Hal-hal yang ingin mereka bangun, capai, dan...