Minggu, 25 Februari 2024

Kelola Dendam dengan Self-Regulation


Hai gengs, kalian pernah nggak sih merasa keki banget sampai bawa-bawa dendam? Nah, gue mau kasih tahu nih, cara-cara kece buat ngelola emosi biar kita bisa lebih chill dan nggak gampang baper. Yuk, simak!

1. Upgrade Self-Regulation Lo

Pertama-tama, lo harus bisa ngatur diri sendiri dong. Kalo lo lagi panas-panasnya, jangan langsung reaktif. Tarik napas dulu, hitung sampai sepuluh, baru deh action. Ini ngebantu banget biar lo bisa lebih bijak ngadepin situasi yang bikin emosi.

Rejection = Opportunity



Gaes, pernah nggak sih lo ngerasa kaya stuck gitu di satu titik dan berasa semua usaha lo tuh sia-sia karena terus-terusan dihadapin sama yang namanya penolakan? Nah, gue mau cerita nih, ada pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari situasi kayak gini. Simak ya, bro and sis!

Takut Ditolak? Biasa Aja, Bro!

Gue ngerti banget rasanya takut ditolak. Rasanya tuh kayak mau nge-gym aja butuh motivasi extra. Tapi, gue sadar, takut ditolak itu cuma bakal bikin kita stuck di zona nyaman. So, daripada mager mikirin penolakan, mendingan kita anggep itu sebagai step buat improve diri. Ingat, bro, yang penting usaha dulu, hasil belakangan.

Psikologi Penjualan


Dalam dunia penjualan, kita tahu banget kalau mau sukses gak cukup cuma punya skill dan strategi aja, tapi juga harus bisa manfaatin kekuatan bawah sadar. Bawah sadar ini bisa jadi kunci rahasia buat capai kesuksesan. Ini dasarnya buat kita bisa terus belajar dan gak gampang down kalo ketemu calon pembeli yang takut-takut.

Pakai To-Do List Buat Pacu Bawah Sadar

Coba deh bikin to-do list, itu bisa bantu banget loh buat capai tujuan jualan. Nulis tugas sehari-hari itu bisa bikin bawah sadar kita kerja, ngasih semangat dan dorongan. Bayangin aja, seorang manajer jualan punya impian gede, kayak mau renovasi rumah atau liburan keluarga ke tempat keren. Dengan punya visi yang luas, dia jadi gak gampang putus asa. Jadi, to-do list itu bukan cuma pengingat, tapi juga bisa ngasih semangat buat kita.

Rabu, 21 Februari 2024

Unwinding Anxiety

 

Mengelola kecemasan itu kadang kayak main game level hard, tapi bukan berarti nggak bisa di-conquer.  Dalam menghadapi gelombang cemas yang kadang menerpa, ada beberapa cara simpel yang bisa kita terapkan untuk bikin hidup kita lebih chill. Let's deep dive into each step!

Pertama-tama, mari kita bahas soal mindfulness. Ini serius lho, bukan cuma ikut-ikutan trend yang lagi hits. Luangkan waktu sebentar untuk merenung dan merasakan apa yang lagi terjadi dalam pikiran dan hati, tanpa perlu judge. Kayak lagi chill di kafe favorit, tapi kamu lagi hang out sama pikiran sendiri. Sounds cool, right?

Selanjutnya, kita harus map out habit loops kita. Ini ibaratnya jadi detektif dalam serial misteri kehidupan sendiri. Apa sih yang trigger kecemasan lo? Dan biasanya lo ngapain setelahnya? Catat deh, bikin semacam mind map gitu. Dengan begini, kita jadi punya clear picture tentang pola-pola yang perlu kita putus.

Nah, sekarang kita ngomongin soal kekuatan rasa penasaran. Ini beneran powerful banget, guys. Pas lo lagi cemas, coba deh switch dengan bertanya-tanya, "Ini kenapa ya?" Perubahan simpel ini bisa buka jalur baru di otak lo dan secara signifikan mengurangi tingkat kecemasan.

Kita juga harus ngomongin RAIN nih. Ini semacam toolkit pribadi buat kesehatan mental lo. Recognize apa yang lo rasain, Accept sensasinya, Investigate kenapa ini terjadi, dan Note down insight yang lo dapet. Keren kan?

Rethinking rewards juga penting banget. Kadang kita terjebak dalam ilusi bahwa certain behaviors itu 'ngasih reward' buat kita. Tapi pas dipikir-pikir lagi, bener nggak sih? Mungkin scrolling media sosial cepet-cepet itu nggak se-satisfying yang kita kira. Saatnya reassess dan cari true rewards yang meaningful.

Being kind to ourselves itu wajib hukumnya. Gak usah keras sama diri sendiri, terutama pas merasa stuck atau kayaknya nggak ada progress. Sikap self-compassion ini bisa jadi game-changer serius dalam memutus loop cemas.

Hidup itu harus one day at a time. Jangan stres tentang momen cemas di masa depan. Fokus aja pada, "Sekarang ini, atau jam ini, aku bisa ngapain buat bikin pikiran atau perasaanku lebih tenang?" This present-focused mindset can really help in keeping the anxiety at bay.

Breathing exercises itu kayak classic move. Jangan pernah underestimate kekuatan dari mengambil beberapa napas dalam. It's like hitting the reset button on your anxiety levels.

Embracing a growth mindset itu crucial. Setiap tantangan, setiap kesalahan, adalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh. Mindset ini bisa mengubah cara kamu menghadapi kecemasan, membuat kamu lebih resilient dan adaptable.

Terakhir, jangan lupa untuk menambahkan sedikit playfulness dalam hidup. A good laugh atau pendekatan yang light-hearted kadang bisa jadi obat terbaik untuk kecemasan.

Intinya, mengelola kecemasan itu kayak belajar skill baru. Butuh waktu, tapi dengan langkah-langkah yang tepat, kita bisa jadi master dalam menghadapi kecemasan. Yuk, kita mulai praktikkan cara-cara di atas dengan gaya kita sendiri! 

Let's tackle it with style!

sumber : Unwindwing Anxiety by Judson Brewer

Kamis, 15 Februari 2024

Literasi

(source : copas from somewhere)

Apa itu literasi ? Pengertian literasi adalah kemampuan membaca dan menulis, menambah pengetahuan dan keterampilan, berpikir kritis dalam memecahkan sebuah masalah, serta kemampuan berkomunikasi secara efektif yang bisa mengembangkan potensi serta partisipasi dalam masyarakat.

Literasi merupakan hal yang sangat penting karena dengan literasi pikiran kita akan terbuka untuk menemukan solusi dari hal-hal yang terjadi di sekitar kita sekaligus menambah wawasan dan pengetahuan darimana pun sumbernya. Bahkan pengetahuan diluar diri kita. Dengan literasi kita tidak gampang ditipu oleh hoaks, sehingga kita lebih selektif dalam menerima informasi.

Kalau anda sarjana teknik tapi tidak tertarik mempelajari di luar aspek teknik maka anda masih disebut dengan kemiskinan Literasi. Mengapa ? Walau Anda banyak baca buku teknik tetapi persepsi anda terkooptasi dengan aspek teknik, nah cara anda menyampaikan pikiran anda lewat tulisan atau kata kata, tetap saja sulit dimengerti oleh mereka yang tidak paham teknik.  Sebaliknya kalau ada orang yang menulis atau bicara di luar aspek teknik , anda pasti tidak berminat mendengar atau tidak paham. Artinya dengan kemiskinan literasi itu membuat anda tidak menjadi bagian dari asset komunitas. Karena berpikir sempit engga open minded. Hanya pada bidang yang anda minati saja.

Dunia komunikasi mempelajari behavior audience. Dengan mengetahui audience lemah literasi maka itu sangat mudah menggiring audience menjadi bigot. Caranya ? Memberikan janji kemudahan atau too Good to be true. Karena orang bigot adalah orang yang melihat dunia ini seperti kerajaan utopia. Karena daya kritis rendah akibat miskin literasi, mereka sangat mudah menjadi korban ponzy, hoax, ilusi dan provokasi.

Data survey yang dilaksanakan oleh Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia berada pada peringkat ke 62 dari 70 negara. Dengan kata lain, Indonesia berada pada golongan 10 terbawah tingkat literasi terendah. Walau jumlah penduduk Indonesia nomor lima besar dunia tetapi yang kaya literasi masih lebih sedikit dibandingkan penduduk Singapore. Selebihnya zombie..

(source : copas from somewhere)

Fiskal Kota


(source : copas from somewhere) 

56% orang tinggal di kota. Bagaimana strategi meningkatkan kemampuan fiskal kota. Pertanyaan ini tidak ada satupun capawres yang menjawab konkrit. Mungkin mereka tidak paham apa yang dimaksud fiskal berkaitan dengan APBD.

Sebenarnya pertanyaan itu sangat menohok terhadap begitu banyak janji lampu aladin yang ditawarkan oleh paslon. Seakan APBN dan APBD kantong Doraemon. Mindset belanja sebagai solusi atas masalah bangsa ini sangat mengemuka.

Mari kita lihat data dan fakta. Menurut evaluasi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Indonesia pada tahun 2020, hanya ada 2 persen pemerintah daerah di Indonesia yang masuk dalam kategori mandiri dalam hal kemandirian fiskal.

Minggu, 04 Februari 2024

12 Fakta kehidupan manusia dari perspektif neurosains


Pentingnya Kesehatan Emosional

Neurosains menunjukkan bahwa kesehatan emosional mempengaruhi fungsi otak dan kesehatan fisik. 

Contoh: Penelitian menunjukkan bahwa stres kronis dapat menyebabkan penurunan volume di area otak yang bertanggung jawab atas pengaturan emosi dan ingatan.==

---

Resiliensi Emosional 

Kemampuan untuk pulih dari tekanan emosional dan kegagalan. Neurosains menunjukkan bahwa resiliensi dikaitkan dengan struktur dan fungsi tertentu di otak, seperti korteks prefrontal. 

Contoh: Individu yang berlatih strategi coping positif menunjukkan aktivitas yang lebih baik di area otak yang terkait dengan pengaturan emosi, yang membantu mereka pulih dari stres dengan lebih efektif.

---

Interkoneksi Kesehatan Fisik dan Emosional

Penelitian neurosains telah menemukan hubungan langsung antara kesehatan fisik dan emosional, menunjukkan bahwa perbaikan pada satu aspek dapat mempengaruhi aspek lainnya. 

Contoh: Olahraga teratur tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik tetapi juga berkontribusi pada penurunan gejala depresi dan kecemasan, sebagian melalui pelepasan endorfin dan perubahan dalam neurotransmitter.

---

Emosi dan Keputusan

Emosi memainkan peran penting dalam proses pengambilan keputusan kita, seperti yang ditunjukkan oleh penelitian neurosains. 

Contoh: Keputusan yang diambil di bawah tekanan emosional sering kali berbeda dari keputusan yang diambil dalam keadaan emosi netral, karena aktivitas otak berubah di bawah tekanan.==

---

Kecerdasan Terdistribusi

Konsep ini berkaitan dengan bagaimana pengetahuan dan kecerdasan dibagi di antara individu dan bagaimana ini mempengaruhi kemajuan kita.

Contoh: Inovasi teknologi, seperti penemuan bola lampu, bukan hasil dari kecerdasan individu semata, tapi kerja sama antar individu yang membawa berbagai keahlian.

---

Kepemimpinan dan Pengaruh Sosial

Para individu mempengaruhi dan memimpin dalam konteks sosial mereka juga dapat ditinjau dari sudut pandang neurosains. 

Contoh: Pemimpin yang efektif sering kali menunjukkan kemampuan untuk mengatur emosi mereka sendiri dan orang lain, yang berkorelasi dengan aktivitas tertentu di korteks prefrontal.

---

Mindfulness dan Kesadaran

Praktik mindfulness berkaitan dengan kesadaran akan saat ini dan menerima pengalaman tanpa penilaian. Dalam neurosains, praktik ini terbukti mengubah aktivitas otak dan meningkatkan kesejahteraan. 

Contoh: Meditasi mindfulness dapat mengurangi aktivitas di amigdala, pusat otak yang terkait dengan emosi seperti ketakutan dan kecemasan.

---

Ketergantungan Sosial

Manusia adalah makhluk sosial yang tergantung satu sama lain untuk keberlangsungan hidup, yang ditunjukkan melalui studi neurosains tentang otak sosial. 

  • Perasaan berkontribusi pada komunitas atau lingkungan dapat meningkatkan kepuasan diri dan kesejahteraan. 
  • Neurosains menunjukkan bahwa melakukan kebaikan dapat meningkatkan aktivitas di bagian otak yang terkait dengan hadiah dan kepuasan.

Contoh: 

  • Berinteraksi dengan orang lain dan berada dalam komunitas dapat meningkatkan neurotransmitter seperti serotonin, yang berperan dalam perasaan bahagia dan kepuasan.
  • Relawan atau membantu orang lain dapat memicu pelepasan oxytocin, yang sering disebut sebagai "hormon cinta", menginduksi perasaan kebahagiaan dan koneksi.

---

Pentingnya Peran dalam Komunitas

Setiap individu memiliki peran yang penting dalam komunitas, dan kontribusi optimal dari setiap individu meningkatkan kesejahteraan komunitas. 

Contoh: Dalam sebuah tim, baik itu dalam konteks medis atau organisasi lain, kolaborasi dan kontribusi dari setiap anggota, tidak peduli seberapa kecil, penting untuk mencapai tujuan bersama.

---

Spesialisasi dan Kepakaran

Pentingnya menghargai keahlian dan spesialisasi dalam bidang tertentu. 

Contoh: Dalam pengobatan, dokter mengandalkan pengetahuan spesifik mereka, sementara tukang becak memiliki keahlian tersendiri dalam bidangnya, keduanya sama pentingnya dalam masyarakat.

---

Kemampuan Adaptasi dan Pembelajaran 

Kemampuan otak untuk membentuk dan mengatur koneksi saraf baru sepanjang kehidupan serta belajar dan beradaptasi yang dikenal sebagai neuroplastisitas, menunjukkan pentingnya terus belajar dan beradaptasi dengan lingkungan. 

Contoh: Belajar keterampilan baru atau bahasa dapat meningkatkan konektivitas otak dan meningkatkan fungsi kognitif.

---

Kreativitas dan Inovasi

Neurosains mengeksplorasi bagaimana otak menghasilkan ide-ide baru dan solusi kreatif. 

Contoh: Kondisi 'flow' atau sepenuhnya tenggelam dalam suatu aktivitas, sering dikaitkan dengan peningkatan kreativitas, ditandai dengan aktivitas otak yang unik di jaringan mode default dan jaringan eksekutif. 

---



---

Jika pembaca masih ada tambahan lagi, silakan berkomentar di bawah


Kenapa Tujuan Kamu Tidak Berhasil (Dan Apa Yang Harus Dilakukan)

Orang-orang datang kepada saya untuk satu alasan utama: mereka stuck. Mereka punya mimpi besar. Hal-hal yang ingin mereka bangun, capai, dan...